04/01/14

AKTA PENGALAMATAN WASIAT RAHASIA | TPA WARIS ISLAM 3


gambaran sebagai beikut :
- Akta superscriptie dai surat wasiat rahasia yang diserahkan oleh pembuatnya (testateur) kepada  
   notaris dalam sampul yang terbuka.
- surat wasiat ini ditulis dan ditandatangani oleh pembuatnya.
- Testateur tidak turut menanda tangani akta superscriptie ini karena tangannya sedang sakit.

PENGALAMATAN WASIAT RAHASIA
Nomor :

Pada dst.
Menghadap dst.
Nyonya………………..janda dari almarhum tuan……………….., (pekerjaan/jabatan) ……………….., bertempat tinggal di……………….., tidak bersuami lagi, menurut keterangannya dilahirkan di ………………..pada tanggal………………..
Penghadap telah dikenal oleh saya, notaris.
Penghadap, dengan dihadiri oleh empat orang saksi yang akan disebutkan itu, menyerahkan kepada saya, notaris, sebuah sampul terbuka, yang kemudian segera oleh saya, notaris, dihadapan penghadap dan para saksi itu, ditutup dan dilak (disegel).
Penhadap selanjutnya           menerangkan :
-bahwa dalam sampul itu terdapat supucuk surat wasiat yang telah ditulis dan ditandatangani oleh penghadap sendiri dan
-bahwa penghadap meminta agar saya, notaris, menyimpannya.
Segera setelah itu maka oleh saya, notaris, dibuat akta pengalamatan (superscriptie) ini dan ditulis diatas sampul tersebut diatas.
Demikian dari apa yang disebutkan diatas dibuat dan diselesaikan akta superscriptie ini sebagai minuta di………………..pada tanggal tersebut dibagian permukaan akta ini, dengan dihadiri oleh tuan-tuan………………..,………………..,………………..dan……………….., semuanya swasta dan bertempat tinggal di……………….., sebagai saksi-saksi.
Segera setelah dibacakan kepada penghadap dan saksi-saksi  tersebut diatas dan semua tertib acara (formalitas) dipenuhi, tanpa pembuatan sesuatu tindakan lain diantaranya, maka para saksi dan saya, notaris, menanda tangani akta ini, sedangkan penghadap, karena menurut keteranganya tangannya sedang sakit demikian rupa sehingga ia tidak dapat (tidak mungkin) untuk menandatanganinya.
Dibuat dst.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar